Safari Ramadhan 1444H dihadiri oleh MWCNU, Forkopimka, MUI Pandaan, Pemdes dan PR NU Tunggulwulung

tunggulwulung-pandaan. pada hari sabtu, 1 April 2023 MWCNU Pandaan mengadakan safari ramadhan 1444H di Masjid Khusnul Khotimah Dusun Kedawung Desa Tunggulwulung Kec. Pandaan Kab. Pasuruan. Acara ini dihadiri juga oleh FORKOPIMKA Kec. Pandaan yaitu Bapak Basmi, S.pd, MM selaku Camat Pandaan, Bapak Kompol Marwan selaku Kapolsek pandaan, KH. Manan Mustasyar MWCNU Pandaan, KH. Rofi’k’i selaku Ketua MUI Pandaan, Kepala KUA Pandaan, serta jajaran tahfidziyah dan Syuriyah MWCNU Pandaan, selain itu juga dihadiri oleh Pemerintah Desa Tunggulwulung yaitu Bapak H. Agung Fatkhur Rokhman dan Jajarannya, Ketua BPD Desa Tunggulwulung beserta anggotanya dan Pengurus Ranting NU Tunggulwulung, BANOM, beserta dihadiri oleh Takmir masjid se Tunggulwulung dan masyarakat sekitar yaitu 150 orang.

pada acara ini dimulai pukul 16.30 sampai jam 18.00 WIB. acara dimulai dengan pembacaan burdah, sambutan oleh Pengurus Ranting NU tunggulwulung, Kepala Desa Tunggulwulung, Camat Pandaan, Ketua MUI Pandaan, Tausyiah oleh MWCNU Pandaan dan Doa oleh KUA Pandaan. setelah Doa dilanjutkan dengan ta;jil dan sholat maghrib berjamaah setelah itu buka puasa bersama.

pada tausyiah KH. Manan Selaku Mustasyar MWCNU Pandaan menjelaskan Pintu Surga Ar Rayyan, Khusus Dilewati Bagi Orang Berpuasa.

Ar Rayyan secara bahasa berarti puas, segar dan tidak haus. Ar Rayyan ini adalah salah satu pintu di surga dari delapan pintu yang ada yang disediakan khusus bagi orang yang berpuasa.

Dari Sahl bin Sa’ad, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,

إِنَّ فِى الْجَنَّةِ بَابًا يُقَالُ لَهُ الرَّيَّانُ ، يَدْخُلُ مِنْهُ الصَّائِمُونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ، لاَ يَدْخُلُ مِنْهُ أَحَدٌ غَيْرُهُمْ يُقَالُ أَيْنَ الصَّائِمُونَ فَيَقُومُونَ ، لاَ يَدْخُلُ مِنْهُ أَحَدٌ غَيْرُهُمْ ، فَإِذَا دَخَلُوا أُغْلِقَ ، فَلَمْ يَدْخُلْ مِنْهُ أَحَدٌ

Sesungguhnya di surga ada suatu pintu yang disebut “ar rayyan“. Orang-orang yang berpuasa akan masuk melalui pintu tersebut pada hari kiamat. Selain orang yang berpuasa tidak akan memasukinya. Nanti orang yang berpuasa akan diseru, “Mana orang yang berpuasa.” Lantas mereka pun berdiri, selain mereka tidak akan memasukinya. Jika orang yang berpuasa tersebut telah memasukinya, maka akan tertutup dan setelah itu tidak ada lagi yang memasukinya” (HR. Bukhari no. 1896 dan Muslim no. 1152).

selain itu juga beliau juga menjelaskan Sabda Nabi mengatakan: “Terdapat lima hal yang dapat merusak dan menghapus pahala puasa, yaitu dusta, ghibah, adu domba, sumpah palsu, dan memandang dengan penuh syahwat,”. ungkap KH. Manan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.