اَلْحَمْدُ لله الَذِيْ أَرْسَلَ رَسُوْلَهُ رَحْمَةً لِلْعَالَمِيْنَ وَهَدَانَا إلَى صِرَاطِ الْمُسْتَقِيْمِ اَشْهَدُ اَنْ لَااِلَهَ اِلَّا اللهُ اَلْمَالِكُ الْحقُّ الْمُبِيْنُ وَاَشْهَدُ اَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًارَسُوْلُ الله صَادِقُ الْوَعْدِ الْاَمِيْنِ اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَي سَيِّدِنَا محمدٍ فِى الْاَوَّلِيْنَ وَصَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا محمدٍ فِى اْلاَخِرِيْنَ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ اَجْمَعِيْنَ اَمَّا بَعْدُ فَيَا اَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ اِتَّقُوااللهَ تَعَالَى حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَاتَمُوْتُنَّ اِلَّا وَاَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ وَاَخْلِصُوْا لَهُ الْعِبَادَةَ فَقَدْ اَفْلَحَ مَنْ اَخْلَصَ اَعْمَالَهُ
Hadirin jamaah shalat Jumat hafidhakumullâh,
Pada kesempatan ini marilah kita perkuat keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah ﷻ dengan iman dan takwa yang sebenar-benarnya. Berusaha keras melaksanakan semua perintah Allah dan menjauhi semua yang dilarang.
Hadirin jamaah jumat rokhimakumullah
Menurut sayyidina Ali Ada 4 hal yang sediktnya terasa banyak. Sesuai yang dikutip oleh Imam Nawawi Al Bantani dalam kitabnya Nashaihul Ibad:
أَرْبَعُ أَشْيَاءَ قَلِيْلُهَا كَثِيْرٌ: أَلْوَجَعُ وَالْفَقْرُ وَالنَّارُ وَالْعَدَاوَةُ
Empat hal yang sedikitnya terasa banyak, yaitu: sakit, fakir, api dan rasa permusuhan.
Pertama: Sakit :Setiap orang pasti pernah merasakan sakit, sesehat dan sekuat apapun dia. Bermacam penyakit menyerang manusia, mulai dari yang ringan sampai penyakit berat. Kondisi jasmani yang sakit, meskipun tidak begitu berat terasa sebagai sesuatu yang berat karena seseorang menjadi terhambat untuk melakukan berbagai aktivitas yang biasa dilakukannya Oleh karena itu, sebagai muslim keadaan sakit harus disikapi secara positif meskipun tetap harus berdoa dan berusaha agar sembuh. Hal ini karena sakit juga memberi nilai keutamaan yang besar seperti menghapus dosa, Rasulullah saw bersabda:
مَايُصِيْبُ الْمُؤْمِنَ مِنْ وَصَبٍ وَلاَسَقَمٍ وَلاَحَزَنٍ حَتَّى الشَّوْكَةُ يُشَاكُهَا إِلاَّ كُفِّرَبِهَا مِنْ خَطَايَاهُ.
Tiada seorang mu’min yang rasa sakit, kelelahan (kepayahan), diserang penyakit atau kesedihan (kesusahan) sampai duri yang menusuk (tubuhnya) kecuali dengan itu Allah menghapus dosa-dosanya (HR. Bukhari).
Kedua:Fakir/kemiskinan: Kekurangan harta yang menyebabkan seseorang disebut miskin merupakan salah satu bentuk ujian yang harus dihadapi dengan penuh kesabaran sebagaimana disebutkan dalam firman Allah swt: Dan sungguh akan kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar (QS Al Baqarah [2]:155}.
Manakala kita tidak menyikapi dengan penuh kesabaran, maka kemiskinan itu sudah merasa sebagai sesuatu yang berat sehingga selalu berkeluh kesah. Disinilah letak pentingnya selalu ingat kepada Allah swt dalam kaitan harta agar kita selalu menjadi orang yang pandai bersyukur, meskipun sedikit yang kita peroleh, karena dengan bersyukur akan terasa banyak yang kita dapatkan,
Sidang jamaah jumat rokhimakumullah
Ketiga:Api: Sifat api adalah panas dan membakar, karena itu meskipun api sangat kecil, panas tetap terasa besar sehingga ketika seseorang tersulut api yang kecil, maka secara refleks ia akan menjauhkan anggota tubuhnya yang tersulut api itu, dan kebakaran seringkali terjadi dari api yang kecil hingga membakar begitu banyak bangunan, pemukiman bahkan hutan.
Bila api yang ada di dunia ini saja sudah sedemikian panas, apalagi bila api neraka yang panasnya tidak terkira. Karenanya, ketika ada sahabat yang meminta penjelasan kepada Nabi Muhammad saw tentang panasnya api neraka, maka beliau bersabda:
نَارُكُمْ هَذِهِ جُزْءٌ مِنْ سَبْعِيْنَ جُزْأً مِنْ نَارِ جَهَنَّمَ لِكُلِّ جُزْءٍ مِنْهَا حَرُّهَا
Apimu (yang kamu semua menyalakannya di dunia) ini adalah satu bagian dari tujuh puluh bagian dari panasnya neraka jahanam, setiap bagian sama suhu panasnya dengan api di dunia ini (HR. Bukhari, Muslim dan Tirmidzi).
Keempat:Rasa permusuhan: Al ghadhab atau marah merupakan salah satu sifat yang sangat berbahaya sehingga ia telah menghancurkan manusia, baik secara pribadi maupun kelompok. Dari kemarahan muncul kebencian dan berlanjut pada permusuhan. Rasulullah Saw bersabda:
لَيْسَ الشَّدِيْدُ بِالسُّرْعَةِ وَاِنَّمَا الشَّدِيْدُ الَّذِيْ يَمْلِكُ نَفْسَهُ عِنْدَ الْغَضَبِ.
Orang kuat bukanlah yang dapat mengalahkan musuh, namun orang yang kuat adalah orang yang dapat mengontrol dirinya ketika marah (HR. Bukhori dan Muslim).
Jamaah jumat rokhimakumullah
Dengan demikian, empat perkara yang disebutkan oleh Sahabat Ali bin Abi Thalib menjadi amat penting untuk selalu kita tempatkan pada proporsi yang sebenarnya. Semoga kita selalu diberi Kesehatan, kekuatan dan keimanan dan terhindar dari rasa permusuhan. Amin ya robbal alamin
بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِى الْقُرْاَنِ الْعَظِيْمِ وَنَفَعَنَا وَاِيَّاكُمْ بِالْاَيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ فَاسْتَغْفِرُوْا رَبَّكُمْ اِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ
اَلْحَمْدُ لله حَمْدًا كَثِيْرًا كَمَا اَمَرَ. اَشْهَدُ اَنْ لَا اِلَهَ اِلَّا الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ اِرْغَامًا لِمَنْ جَحَدَ وَ كَفَرَ. وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَ رَسُوْلُهُ وَ حَبِيْبُهُ وَ خَلِيْلُهُ سَيِّدُ الْإِنْسِ وَ الْبَشَرِ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ وَ بَارِكْ عَلَى سيدنا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى اَلِهِ وَ اَصْحَابِهِ وَ سَلَّمَ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا.
اَمَّا بَعْدُ، فَيَا عِبَادَ الله اِتَّقُوْا الله وَاعْلَمُوْا اَنَّ الله يُحِبُّ مَكَارِمَ الْأُمُوْرِ وَحَافِظُوْا عَلَى الطَّاعَةِ وَحُضُوْرِ الْجُمْعَةِ وَالْجَمَاعَةِ.قال الله تعالى فى القران الكريم اعوذ بالله من الشيطان الرجيم بسم الله الرحمن الرحيم إِنَّ اللَّهَ وَمَلائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا اَللَّهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ وَ بَارِكْ عَلَى سيدنا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى اَلِ سيدنا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ وَ سَلَّمْتَ وَ بَارَكْتَ عَلَى سيدنا اِبْرَاهِيْمَ وَ عَلَى اَلِ سيدنا اِبْرَاهِيْمَ فِى الْعَالَمِيْنَ اِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ.
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَ الْمُؤْمِنَاتِ وَ الْمُسْلِمِيْنَ وَ الْمُسْلِمَاتِ اَلْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَ الْأَمْوَاتِ اِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعْوَاتِ وَ قَاضِيَ الْحَاجَاتِ. رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوْبَنَا بَعْدَ اِذْهَدَيْتَنَا وَ هَبْلَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً اِنَّكَ اَنْتَ الْوَهَّابُ. رَبَّنَا اَتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَ فِى الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَ قِنَا عَذَابَ النَّارِ.
عِبَادَ الله! اِنَّ الله يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَ الْإِحْسَانِ وَ اِيْتَاءِ ذِى الْقُرْبَى وَ يَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَ الْمُنْكَرِ وَ الْبَغْىِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَّكَّرُوْنَ فَاذْكُرُوْا الله الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَ اشْكُرُوْهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَ لَذِكْرُ اللهِ اَكْبَرُ

